kunci-kemenangan-manchester-united-atas-liverpool-adalah-paul-pogba

Kunci Kemenangan Manchester United atas Liverpool Adalah Paul Pogba – Ole Gunnar Solskjaer lakukan perubahan dalam starting XI Manchester United untuk hadapi Liverpool. Dan dalam pertandingan, ia kembali lakukan perubahan pada posisi sang gelandang, Paul Pogba.

Kunci Kemenangan Manchester United atas Liverpool Adalah Paul Pogba

kunci-kemenangan-manchester-united-atas-liverpool-adalah-paul-pogba

jetsfootballauthentics.com – Dalam laga putaran FA Cup yang berjalan di Old Trafford, Senin (25/1/2021) dinihari, Solskjaer memainkan Pogba dan Scott McTominay sebagai tandem dalam formasi 4-2-3-1. Selain itu, ia juga mencadangkan Bruno Fernandes.

Pemain berkebangsaan Portugal berikut baru dimainkan pada babak kedua. Sementara, posisi gelandang serang diisi Donny van de Beek ditemani Mason Greenwood, Marcus Rashford dan Edinson Cavani.

McTominay sendiri tidak memberi tambahan kontribusi yang cukup memuaskan. Ia mempunyai andil dalam tidak benar satu gol Liverpool yang diciptakan Mohamed Salah dikarenakan tak dapat mengejar James Milner. Pogba pun turut bertanggung jawab.

Kunci Kemenangan Manchester United

Dengan cepat, Solskjaer lakukan pergantian. Ia memainkan Bruno Fernandes dan Fred di babak kedua. Kehadiran Fred mengakibatkan Pogba berganti jadi sayap kanan layaknya yang nampak kala MU bersua Liverpool di Premier League.

Keputusan berikut mengakibatkan Liverpool jadi ada problem untuk berkembang. Rashford menikmati sistem mem-bully Trent Alexander-Arnold beserta Rhys Williams, tetapi Pogba sukses mengakibatkan Andrew Robertson mati kutu.

“Saya kira Paul bermain bersama terlalu baik di sisi tengah pada hari ini, merebut bola untuk kami, lakukan jegalan, memenangkan duel udara. Tapi dia juga bermain apik kala di Anfield,” ujar Solskjaer dikutip dari Manchester Evening News.

“Kami menyadari Robertson bakal datang dan kami merasa, untuk kala singkat, mereka mengalahkan kami kala Robertson maju ke depan. Saya pikir daya Fred, Bruno dan kehadiran fisik Paul mengakibatkan Robertson tertahan, dan dia lakukan itu bersama sempurna,” lanjutnya.

Pujian untuk Cavani

Pada peluang yang sama, Solskjaer juga melayangkan pujian membuat Edinson Cavani. Pemain berkebangsaan Uruguay berikut tampil sejak menit awal dan memberi tambahan the Red Devils tendangan bebas yang dieksekusi Fernandes.

“Saya menyadari dia adalah tidak benar satu striker pekerja keras, tapi dia juga tidak benar satu yang tercerdik. Pergerakannya di dalam kotak penalti terlalu bagus,” tambahnya.

“Saat andai memainkan pemain berpengalaman, itu untuk menolong mereka [yang lebih muda], bukan hanya masuk dan lakukan tugasnya.”

“Dia menyadari tanggung jawabnya sebagai panutan dan anda dapat menyaksikan kebugarannya. Dia bakal berusia 34 tahun bulan depan dan dia mencermati dirinya sendiri,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *